Lingkar Malam
malam senyap menyapa kembali dengan suaranya gemulai dalam nadanya
tanpa menjanjikan apa-apa aku lunglai dalam dekapannya
tak seperti malam-malam sebelumnya
tanpa memabukan aku melayang dalam kembaranya
butir-butir pengharapan selalu teruntai terus bertambah
karena rasa haus akan terus meracuni dahaga dalam jiwa
ku ungkapkan sebagai tanda mata keraguan tanpa alasan
dalam ingatan semakin melingkar karakteristik unik
hingga banyaknya kata berakhir menjadi sebuah titik
ku lihat kembali bulan bertasbih bersama datangnya malam
———-
Rumah^sawaH, 19 Agustus 2011 22.28